Jakarta, CNN Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas internasional naik pada Maret 2024. Salah satunya logam mulia yang naik karena konflik Timur Tengah.

“Logam mulia dianggap sebagai alternatif lebih aman,” kata Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (15/4).

BPS mencatat harga logam mulia naik 6,82 persen secara bulanan dan naik 12,38 persen secara tahunan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya logam mulia, harga energi juga naik didorong oleh kenaikan harga batu bara. Harga energi naik 2 persen secara bulanan dan naik 0,77 persen.

Secara keseluruhan , Amalia mengatakan neraca perdagangan RI surplus sebesar US$4,47 miliar pada Maret 2024. Angka ini lebih tinggi dibanding Februari 2024 dan Maret 2023.

Nilai ekspor Indonesia pada Maret ini tercatat US$22,43 miliar atau naik 16,43 persen dibandingkan Februari 2024. Rinciannya, ekspor migas tercatat senilai US$1,29 miliar atau naik 5,62 persen dan nilai ekspor non migas naik 17,12 persen dengan nilai ekspor US$21,1 miliar.

“Ini tentunya memperpanjang catatan surplus beruntun menjadi 47 bulan secara berturut-turut,” katanya.

[Gambas:Video CNN]

(fby/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *